#JKKB "Umi.. Apa cantik itu harus putih?"
Duhai putriku sayang, jika kelak kau bertanya "umi.. Cantik itu harus putihkah?". Sini sayang umi ceritakan tentang wanita paling cantik di dunia.
Sebelum itu, yuk kita cari tau dulu maksud Allah beragamkan warna kulit kita itu untuk apa? Bukan sekedar validasi manusia karena ia hanya akan membuatmu haus atas pengakuan selanjutnya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ خَلْقُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ وَا خْتِلَا فُ اَلْسِنَتِكُمْ وَاَ لْوَا نِكُمْ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّلْعٰلِمِيْنَ
wa min aayaatihii kholqus-samaawaati wal-ardhi wakhtilaafu alsinatikum wa alwaanikum, inna fii zaalika la-aayaatil lil-'aalimiin
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasamu, dan warna kulitmu. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 22)
Ayat kauniyah yang menjadi kalimat tidak langsung "cara Allah mencintaimu dengan lembut".
Cahaya matahari itu punya dua fungsi, selayaknya mata pisau. Bisa membantu produksi vitamin D, bisa juga merusak DNA & kulit.
Warna kulitmu ini namanya pigmen kulit sayang, warnanya menyesuaikan sama kondisi tempatmu tinggal; paparan cahaya tiap daerah beda-beda.
Coba sini umi kasih contoh..
Hmmm...
Saudara-saudara kita di Afrika kulitnya lebih gelap dominan karena sinar UV disana sangat tinggi sepanjang tahun.
Hikmahnya, Allah ingin melindungi mereka dari kanker kulit dan mengurangi potensi kerusakan sel.
Pun sebaliknya pada kulit warna lain nak. Kenapa Allah buat beraneka ragam? karena Allah yang menciptakan kita, Allah paling tau kondisi hambaNya dan Allah yang paling sayang sama kita.
Pun begitu pada wanita paling cantik di dunia. Kulitnya gak putih kok, bibirnya pun gak merah cerah tapi ia tetap mulia dan melahirkan anak-anak yang mulia.
Perkenalkan nak, namanya sayyidah Hawa; ibunda kita. 'Ulama menafsirkan alasan kenapa sang kekasih menamai ibunda kita dengan Hawa, bukan tanpa alasan nak; seperti halnya abi memberi nama untukmu, karena kamu istimewa.
Beberapa artinya adalah kecoklat-coklatan, merah kehitam-hitaman, warna bibirnya coklat serta ada kecoklatan didagunya.
Terbayangkah sayangku? Bagaimana menurutmu jika penilaian tentang cantik itu harus putih dan standar cantik hari ini padahal Allah udah bilang;
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
لَقَدْ خَلَقْنَا الْاِ نْسَا نَ فِيْۤ اَحْسَنِ تَقْوِيْمٍ
(laqod kholaqnal-ingsaana fiii ahsani taqwiim)
"Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,"
(QS. At-Tin 95: Ayat 4)
Tidakkah yang hadir adalah kekufuran atas nikmat? Perihal yang paling banyak menggelincirkan kita ke lembah paling menyengsarakan di akhirat kelak. Na'udzubillah.
Cantik fisikmu pun akan sirna termakan usia, sedangkan ada yg abadi dan menjadi bekal untuk akhiratmu nak.
Ia indah dan mengindahkan, aromanya semerbak meski hadir dari balik pakaian "sederhana". Kita akan ceritakan dihalaman selanjutnya ya..
Salam 💕
Umi yang selalu sayang
Bumi Hijrah, Depok
Comments
Post a Comment