Posts

Berjalanlah dengan pakaian ihsanmu nak!!

Image
Adakah yang lebih indah dari penuturan Qur'an nak?  Ia berima tapi bukan karya sastra Ia sajikan kisah tapi bukan arsip sejarah.  Ialah wahyu yang berisi Ibroh untuk menuntun arah.  Ibroh atau pelajaran yang terkandung didalamnya hanya akan engkau dapatkan jika kau melakukan 2 hal: - Berani menyebrang ; Melintasi dimensi waktumu, menuju masa silam untuk memahami dan membawanya kembali. Menjadi petunjuk hidupmu.  - Mendalam ; Hikmah itu selayaknya mutiara nak, kamu hanya akan dapati jika menyelami. Maka, siapkan alatnya, selami lautannya, ambil sebanyak mungkin mutiara didalamnya.  - Kau tau sayang, setiap kata dalam Al-Qur'an selalu punya cerita dan umi akan mengajakmu menyelami salah satunya; Ihsan.  Kata yang mengalami pengulangan sebanyak 5x dalam Surat Yusuf; ia mempunyai dua makna ( Dalam kitab Kosa Kata Al Quran ditulis oleh Roghib Al Ashfahani (w: 502 H)) : 1, Memberi kenikmatan kepada orang lain  2. Baik dalam perbuatannya , hal itu...

Ibu.. Bersabarlah dengan kesabaran yang indah..

Image
Malam yang larut, suara bising mulai surut. Ku tau kau tak benar-benar lelap dalam peluk nyanyiin gemintang. Bisa jadi ada luka yang kau sembunyikan dalam diam atau sesal atas teriak maupun sikap yang kelewatan.  Ibu dan perasaannya.  Ibu dan kelelahannya.  Ibu dan luka masa lalunya .  Ada bayang masa lalu yang tak benar-benar hilang, bukan karena dihafal setiap "adegannya" tapi kita tidak memberi ruang untuk 'merelakannya'.  Izinkan aku berbagi sebagai catatan kecil inspirasi dari bongkahan besar ilmu guru kami.  Ini catatan kecil inspirasiku.  Mari terus berproses untuk sembuh; tumbuh.  - Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: وَا صْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَاهْجُرْهُمْ هَجْرًا جَمِيْلًا "Dan bersabarlah (Muhammad) terhadap apa yang mereka katakan dan tinggalkanlah mereka dengan cara yang baik." (QS. Al-Muzzammil 73: Ayat 10) Ini adalah luka sang baginda, dicerca oleh kalimat yang begitu menyakiti hati dan Allah memerintahkan; ...

#JKKB "Umi.. Apa cantik itu harus putih?"

Duhai putriku sayang, jika kelak kau bertanya "umi.. Cantik itu harus putihkah?". Sini sayang umi ceritakan tentang wanita paling cantik di dunia.  Sebelum itu, yuk kita cari tau dulu maksud Allah beragamkan warna kulit kita itu untuk apa? Bukan sekedar validasi manusia karena ia hanya akan membuatmu haus atas pengakuan selanjutnya.  Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman: وَمِنْ اٰيٰتِهٖ خَلْقُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ وَا خْتِلَا فُ اَلْسِنَتِكُمْ وَاَ لْوَا نِكُمْ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّلْعٰلِمِيْنَ wa min aayaatihii kholqus-samaawaati wal-ardhi wakhtilaafu alsinatikum wa alwaanikum, inna fii zaalika la-aayaatil lil-'aalimiin "Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasamu, dan warna kulitmu . Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui." (QS. Ar-Rum 30: Ayat 22) Ayat kauniyah yang menjadi kalimat tidak langsung "cara Allah mencintaimu deng...

Kebingungan

Pada informasi yang terserak, banyak dari kita yg hampir saja tersesat (atau sudah?). Setiap orang seolah berlomba untuk menampilkan sisi terbaik dari dirinya; mengklaim tips dan trik untuk menarik dukungan semata. Media sosial riuh. Pendidikan anak pun tak luput dari riuhnya; ntah berapa banyak metode betebaran dan sedikit banyaknya bahkan ditelan mentah-mentah oleh keluarga muslim. Menentukan metode a lalu kebingungan saat tak berjalan sebagaimana mestinya, kemudian mencomot metode b dan seterusnya. Fenomena yang menyesakkan; padahal dalam Al-Qur'an tema ini bukan selingan atau "penyempurnaan" tapi bagian fundamental. "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakunya adalah manusia dan batu." (Qs. Al-Tahrim:6) Ali bin Abi Thalib ra ketika menafsirkan ayat tersebut berkata, " didiklah dan ajarilah mereka." (Lihat tafsir ibnu katsir.) Sebelum lebih jauh, mari telaah bersama perbedaan definisi dari pendi...

Teguh (?)

Tubuh mungil itu bergetar hebat, entah karena udara yang menusuk hingga persendian atau perut yg sudah sejak beberapa hari lalu tak terisi. Rasanya, baru kemarin aku bersandar pada kabut yg terlambat surut, disudut bentala "menyala". Oleh riuh gempita bahagia. wajah-wajah yang tak pernah alpha dipresensi oleh nestapa, peluh yang menyelinap diantara runtuh, luka yang disimpul oleh harap dan doa. Berganti gema takbir penuh bahagia. - Hingga, kawanan monyet itu berkhianat untuk yg kesekian kali. Wajah-wajah itu kembali ditutup sendu, tangis pilu menyentak kalbu. Ayah yg tiada kini dilengkapi dengan kepergian ibu dan saudari. - Teguh (?) Kuseksamai raut wajahnya kesekian kali, kecup singkat diberi kepada saudarinya yg sudah tak lagi disisi. Ia seka air mata sambil sesekali mengeratkan Al-Qur'an yang terdekap didada. - Sayup dan kuyup wajahmu kususuri, ada kesepian yang matang dimasak rindu. Pilu. Tapi selalu ada bara yg tak pernah padam. Keteguhan (?)

"Menyalakan Badai Pembebasan, Membongkar Topeng Kedzaliman; THUFAAN AL-AQSA" (Book Review)

Image
Inilah Jihad, Hidup mulia atau syahid!! Satu kalimat; bisa kau ucap dalam satu tarikan nafas.  Satu kalimat; kau dapat catat sebagai "kata-kata indah", motivasi atau lainnya. Satu kalimat; kau dengar gaungnya diantara lirik nasyid-nasyid perjuangan. Kebanyakan dari kita memilih tak peduli, "apakah kita rugi?" Kebanyakan dari kita memilih abai, "ah.. sudah biasa!" Hingga, peristiwa itu hadir.  Badainya memporak-porandakan stigma dunia, menghentak kesadaran muslim yang ditidurkan. THUFAAN AL-AQSA  Bang Amar Ar-Risallah menulis sebuah harapan dikata 'sambutan' "Aku ingin, buku ini menjadi tanda bahwa kita saling mengenal, kita saling berjanji: Untuk berjumpa di Masjid Al-Aqsa" Bahasanya yang ringan dan nyastra  tak sekedar membuat kita mengetahui informasi tapi juga mengaduk rasa. Beliau memulainya dari keresahan seorang pemuda "penjual bubur". Pemuda yang memulai jihadnya bukan dari rapat-rapat besar, melainkan langkah yg terlihat...

Bumi Baru #1

Mari menyelam pada dimensi ruang yang tak punya batas langsung dengan semesta kita. *Misteri Padang Mahsyar; 123* Pada saat itu, Allah akan memberi kesempatan kepada semua yang berselisih tersebut untuk mengutarakan segala kekesalan hati, tuduhan, dan alasan-alasannya. Allah mendengarkan semua yang mereka ungkapkan. Kemudian Allah akan mengungkapkan segalanya, baik yang terlahir maupun tersembunyi, sehingga nampak jelas pihak yang mukmin dan kafir, pihak yang bertauhid dan musyrik, pihak yang zhalim dan yang dizhalimi. Dengan adanya semua bukti tersebut, mau tidak mau, pihak yang kafir, musyrik, zhalim dan bersalah akan mengakui kesalahannya. 🍃🍃 Semua dihidupkan kembali dalam kondisi tak berpakaian lagi tak dikhitan. Adakah kita akan peduli?! Tidak!! Semua khusyu, tertunduk lagi takut. Matahari yang didekatkan, keringat yang bercucur bahkan menenggelamkan. Hanya takut yang terpilin menunggu waktu peradilan. Wajah-wajah bercahaya menampilkan senyumannya, menunggu masa penantian yang s...