nak, beginilah QS An.Nuur mengajarkan kita (3)
Langit dipenghujung Oktober begitu memesona sayang, kala senja menjelang ia akan berganti warna menjadi putih keabuan lalu tercurahlah rahmat-Nya untuk semesta alam.
Sebagaimana Allah jadikan hujan Rahmat, maka seperti itu pulalah harusnya Al-Qur'an untuk diri kita sayang; hidup kita. Ia tak sekedar penyejuk hati yang kerontang tapi juga cahaya bagi mata dalam melihat kehidupan.
Masih tentang Qs An.nuur nak!
An-Nur 24:1
سُورَةٌ أَنزَلْنَٰهَا وَفَرَضْنَٰهَا وَأَنزَلْنَا فِيهَآ ءَايَٰتٍۭ بَيِّنَٰتٍ لَّعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
(Inilah) suatu surah yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum)nya, dan Kami turunkan di dalamnya tanda-tanda (kebesaran Allah) yang jelas, agar kamu ingat.
Perhatikan kalimat awalnya nak, "Inilah suatu surah yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum)nya,"; kalimat permulaan yang keras, ujar ust. Amru khalid dalam bukunya.
Surat yang seolah menjadi pagar yang kokoh agar siapapun yang ada dalam naungannya tidak keluar batas dan menjaganya agar berada dalam kebaikan.
Pagar yang menjadi gambaran betapa Allah memuliakan kita (perempuan) dengan syari'atNya nak.
Pagar yang apabila ia merusaknya maka rusaklah masyarakat; rusaklah peradaban; rusaklah bumi ini.
Maka, padanya Allah berkata dengan perkataan yang keras.
سُورَةٌ أَنزَلْنَٰهَا وَفَرَضْنَٰهَا وَأَنزَلْنَا فِيهَآ ءَايَٰتٍۭ بَيِّنَٰتٍ لَّعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Agar menarik perhatian manusia, betapa penting hukum-hukum yang dipaparkan dalam surat ini.
--
Hukum pertama
An-Nur 24:2
ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍۖ وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌ فِى دِينِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِۖ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Pezina perempuan dan pezina laki-laki, deralah masing-masing dari keduanya seratus kali, dan janganlah rasa belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama (hukum) Allah, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian; dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sebagian orang-orang yang beriman.
Baca nak! Adakah perkara yang tabu menurutmu dari ayat diatas?
Ya, sayang!
janganlah rasa belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama (hukum) Allah,
jika kamu bertanya, "bukankah Allah Maha Pengasih kepada semua makhlukNya mi?"
Maka, kalimat diatas tandanya Allah tidak main-main tentang perkara yang disebutkan.
Zina adalah bencana sayang; ia merupakan salah satu dosa besar. Dampak yang akan ditimbulkan tak sekedar pada pelakunya tapi generasi setelahnya. Anak-anak yang terlahir dari perzinaan maka tak punya hak perwalian sedangkan nasab dalam islam begitu sangat diperhatikan.
Perzinaan adalah bencana sayang; maka Allah mewanti agar tak mendekatinya. Jagalah dirimu nak, meski sekedar bertukar pandang karena ia bisa jadi langkah awal; "pintu pembuka" kata abimu dalam diskusi panjang kami.
Perzinaan adalah bencana sayang; ia bisa jadi bermula dari sinyal sang pria tapi kuncinya ada pada diri kita nak, wanita. Jika pintunya tak kita buka maka sekuat apapun orang diluar mengetuk maka takkan terjadi apa yang seharusnya tidak terjadi.
Perzinaan adalah bencana sayang; ia bisa saja berwujud tipu daya. Bukan bertatap mesra, hanya melihat dan bertukan tampilan disosial media. Bukan merayu dengan sebuket bunga, hanya pesan pengingat "sudah satu juz-kah tilawahmu hari ini?". Bukan pula rangkulan disepanjang jalan kenangan, hanya janji meminang ditahun sekian.
Perzinaan adalah bencana sayang dan setan tau itu; maka dengan segala upaya pasti ia akan menjadikan banyak hal sebagai tipu daya agar kita terpedaya.
Perzinaan adalah bencana sayang; maka nak! Jaga dirimu. Jadikan abi sebagai cinta pertamamu sebelum ada laki-laki yang meminangmu dengan cara yang baik lagi terhormat sebagaimana kami yang terus berupaya menjaga kehormatanmu.
Comments
Post a Comment