Berjalanlah dengan pakaian ihsanmu nak!!
Adakah yang lebih indah dari penuturan Qur'an nak?
Ia berima tapi bukan karya sastra
Ia sajikan kisah tapi bukan arsip sejarah.
Ialah wahyu yang berisi Ibroh untuk menuntun arah.
Ibroh atau pelajaran yang terkandung didalamnya hanya akan engkau dapatkan jika kau melakukan 2 hal:
- Berani menyebrang; Melintasi dimensi waktumu, menuju masa silam untuk memahami dan membawanya kembali. Menjadi petunjuk hidupmu.
- Mendalam; Hikmah itu selayaknya mutiara nak, kamu hanya akan dapati jika menyelami. Maka, siapkan alatnya, selami lautannya, ambil sebanyak mungkin mutiara didalamnya.
-
Kau tau sayang, setiap kata dalam Al-Qur'an selalu punya cerita dan umi akan mengajakmu menyelami salah satunya; Ihsan.
Kata yang mengalami pengulangan sebanyak 5x dalam Surat Yusuf; ia mempunyai dua makna (Dalam kitab Kosa Kata Al Quran ditulis oleh Roghib Al Ashfahani (w: 502 H)):
1, Memberi kenikmatan kepada orang lain
2. Baik dalam perbuatannya, hal itu bisa terjadi jika ia mengetahui ilmunya dengan baik dan melakukan pekerjaannya dengan baik.
Ke-ihsan-an nabi Yusuf tercatat pada setiap fase hidupnya nak.
- Ia memberi kebaikan disaat ia dapat memilih memikirkan kondisinya sendiri. Hari-hari dalam jeruji ia habiskan untuk peduli; mengunjungi yang sakit, melapangkan yang sempit sampai menjadi teman duduk yang baik.
- Ia memberi keadilan disaat ia dapat membalas perbuatan dzolim yang didapat dari saudara-saudaranya.
- Ia memaafkan disaat tampuk kekuasaan ada digenggamannya.
Ihsan nak, bukan sekedar tentang adil dengan memberi sesuai kewajiban dan mengambil sesuai haknya.
Ihsan nak, ia memberi lebih dari kewajiban dan mengambil lebih sedikit dari haknya.
Berjalanlah dimuka bumi ini dengan pakaian ihsanmu lalu beramal baiklah dengan ilmu dan kesungguhan.
-
Saat kau ihsan, mungkin kau akan merasa sendirian tapi kalimat yang Allah gunakan saat menceritakan kisah sosok mulia ini mungkin akan menenangkanmu.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَدَخَلَ مَعَهُ السِّجْنَ فَتَيٰنِ ۗ قَا لَ اَحَدُهُمَاۤ اِنِّيْۤ اَرٰٮنِيْۤ اَعْصِرُ خَمْرًا ۚ وَقَا لَ الْاٰ خَرُ اِنِّيْۤ اَرٰٮنِيْۤ اَحْمِلُ فَوْقَ رَأْسِيْ خُبْزًا تَأْكُلُ الطَّيْرُ مِنْهُ ۗ نَبِّئْنَا بِتَأْوِيْلِهٖ ۚ اِنَّا نَرٰٮكَ مِنَ الْمُحْسِنِيْنَ
"Dan bersama dia masuk pula dua orang pemuda ke dalam penjara. Salah satunya berkata, "Sesungguhnya aku bermimpi memeras anggur," dan yang lainnya berkata, "Aku bermimpi, membawa roti di atas kepalaku, sebagiannya dimakan burung. Berikanlah kepada kami takwilnya. Sesungguhnya kami memandangmu termasuk orang yang berbuat baik.""
(QS. Yusuf 12: Ayat 36)
Setiap menyebut ihsan, Yusuf ‘alaihis Salam selalu dalam bentuk jama' /banyak (المحسنين /orang- orang yang ihsan).
Pun kata (من / dari atau termasuk), jelas ada orang lain yang juga memiliki ihsan selain Yusuf alaihissalam.
Dari sini kita tahu bahwa sebenarnya sesulit apapun keadaan, sejahat apapun zaman, selalu akan menyisakan muhsinin. Oleh karenanya kamu gak pernah sendiri.
Saat kau ihsan nak, mungkin akan banyak orang yang menilaimu tapi hati-hati untuk menjaga hatimu ya.. karena ia bisa menjadi jalan setan menggelincirkanmu. Jangan risaukan balasan yang akan kau terima karena catatan amal shalihmu takkan pernah teralpha dari penglihatan-Nya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
هَلْ جَزَآءُ الْاِ حْسَا نِ اِلَّا الْاِ حْسَا نُ
"Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)."
(QS. Ar-Rahman 55: Ayat 60)
Allah yang mencintaimu selalu punya balasan terbaik;
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَمَّا بَلَغَ اَشُدَّهٗۤ اٰتَيْنٰهُ حُكْمًا وَّعِلْمًا ۗ وَكَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
"Dan ketika dia telah cukup dewasa Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik."
(QS. Yusuf 12: Ayat 22)
Hikmah dan ilmu Inilah puncak balasan ihsan.
Para ulama tafsir menjelaskan maksud dari dua kata ini. Jika dirangkumkan dari berbagai kitab tafsir maka berikut maknanya: llmu bermakna: pemahaman, pengetahuan, akal dan teori.
Hikmah bermakna: benar ucapan, amal dan kenabian. Maka inilah balasan tertinggi ihsan. Gabungan antara ilmu dan hikmah.
-
Berjalanlah dengan pakaian ihsanmu diatas bumi ini sayang dan semoga Allah selalu membimbingmu hingga temui karya terbaikmu untuk agama ini.
.
Referensi: Kajian Ramadhan Tarahum Kyai Budi Ashari "Ihsanmu, Kebesaranmu"
Comments
Post a Comment