Luka dan kebaikan prasangka

"tuk!!"

Lemparan batu kesekian, luka pun tak terhindarkan..
Perih dan rasa sakit menjalar dibeberapa bagian; ada sepasang mata berkaca melihatnya.. tubuh mulia itu membiru tapi tak terdengar sesal atau doa agar allah balas dengan keburukan..

Bahkan, saat para malaikat penjaga bukit yang mengapit perkampungan Thaif itu menawarkan "aksi pembinasaan" yang terucap hanya penolakan dan doa penuh kebaikan..
--
Ialah cahaya paling benderang diantara gulita kegelapan; akhlaknya mulia penuh pujian, bahkan oleh para musuh yang menolak ajakan beriman..

Darinya.. dari orang paling mulia tersebut belajarlah banyak hal nak, termasuk dalam kisah dakwah beliau ke negri Thaif..

Pada luka yang membuat rasa ngilu mendera raga dan ragam hujat menyesakkan dada.. Ada akhlak luar biasa terajarkan dari sebuah teladan..

Maka, duhai anak-anak ku sayang..
Jika kelak kau temui cacian yang menyesakkan, berdoalah pada Dzat yang membolak-balikan hati dan belajarlah berlapang..
Tak perlu kau balas sumpah serapah atau hal-hal serupa..
Jika lisanmu, Allah kuatkan maka berdoalah kebaikan untuknya..

Maka, duhai anak-anakku sayang..
Jika kelak dunia ini "melukai"mu dengan fananya maka berdoalah agar Allah karuniakan kesabaran karena umi pernah dengar kabar dari buku karya ulama tentang surga dan neraka nak, bahwa orang-orang yang Allah uji didunia dan ia bersabar maka yang tersisa adalah rasa syukur karena balasan dari Allah tak pernah terbayangkan..

Pada luka..
Sikap yang akan lahir tergantung dari caramu berbaiksangka padaNya..

Comments

Popular posts from this blog

#JKKB "Umi.. Apa cantik itu harus putih?"

(Agar tidak) Hilang arah

Teguh (?)