Fenomena mengomel ibu dipagi hari

Bismillah..
Semoga Allah tetapkan manfaat padaku dan siapapun yang membacanya..

Berikut resume dari zoom Sharing Bareng Kelas Bubby oleh mbak Vidya dari sudut pandang holistik.

Pagi merupakan waktu yang diberkahi, kebaikannya akan berdampak pada kebaikan sepanjang hari tapi tidak bisa dipungkiri bahwa diwaktu tersebut tak sedikit ibu-ibu yang "menggemakan" suaranya bak stereo sambutan untuk matahari yang datang menyinari..

Padahal, suami dan anak-anak yang diantarkan dengan penuh senyum, tutur lembut dan ucapan semangat akan menjadi awal kebaikan untuk aktivitas mereka diluar rumah..
Maka apakah sebab dari "keruwetan" ibu dipagi hari?? 

Mbak Vidya menyampaikan bahwa akar dari emosi ibu dipagi hari adalah karena adanya kebutuhan ibu yang tidak terpenuhi..
Kebutuhan yang dimaksud itu melingkupi banyak hal karena diri kita terdiri dari berbagai bagian (emosi, nutrisi, spiritual dkk)..

"Bagaimana mungkin ia mampu memenuhi kebutuhan suaminya, kebutuhan anak-anak nya dengan baik sedangkan kebutuhannya tidak terpenuhi dengan baik?"

Yuk cek beberapa yang dapat dijadikan poin evaluasi:
1. Terpenuhikah nutrisi ibu dipagi hari? Sudah sarapankah?
2. Istirahatnya bagaimana? Cukupkah tidurnya?
3. Sudahkah cukup memberi ruang untuk diri sendiri? (Capek, lapar? Apakah kita masih mengabaikannya?)
Kebutuhan kita untuk memiliki 'ruang' (untuk re-charge, re-connect) itu penting. Bahkan syari'at sudah menyampaikan berupa 5 waktu shalat, ia seperti cara Allah untuk bicara kepada hamba-Nya "Ambillah waktu sejenak untuk istirahat, memenuhi hak tubuhmu; menyampaikan tentang pada batasan mana engkau sanggup dan pada hal-hal yang kau perlu berpasrah padaNya"

Jika bangun telat (pada usia berapapun) maka cek beberapa hal dibawah ini:
1. Tidur larut?
2. Apakah mendapat paparan gadget setelah matahari tenggelam (cahaya yg dihasilkan gadget seolah memberi tau bahwa "ini masih siang" dan akan mengacaukan keseimbangan kerja organ tubuh lainnya)
3. Pencernaan terganggu (terbangun di jam 23.00-01.00)

Jika ingin nyaman dimalam hari maka penuhi kebutuhan disiang hari dan sebaliknya.

Jika sering merasakan lelah meski baru bangun tidur atau ngantukkan? Coba dicek lagi..
1. Cek tidur
2. Nutrisi: kurang mineral kronis dll
3. Over thingking
4. Rasa ketakutan tak teratasi
5. Olahraga
Gerak merupakan kebutuhan dasar (stamina fisik berbanding lurus dengan stamina emosi)
Olahraga akan memengaruhi metabolisme tubuh dan metabolisme emosi.

Take a rest untuk mengenal diri sendiri
1. Identifikasi kebutuhan dan batas kemampuan
2. Berani meminta tolong; jangan ragu untuk meminta tolong karena dampak buruk "melewati batas kemampuan diri" akan berpengaruh pada suami dan anak.

Maka agar tidak "meleduk" dipagi hari yang perlu dilakukan adalah penuhi kebutuhan diri dengan cara memenuhi kebutuhan spiritual (ibadah pagi), emosi, nutrisi..

Memulai aktivitas dengan memohon pertolongan Allah dan "menyayangi" diri sendiri karena ia adalah energi yang perlu terpenuhi sebelum kita "membagi" energi untuk menyayangi dan membersamai anak juga suami..

Comments

Popular posts from this blog

#JKKB "Umi.. Apa cantik itu harus putih?"

(Agar tidak) Hilang arah

Teguh (?)